Ketika menerima kritik, otak memicu respons defensif.
Namun belajar mendengarkan tanpa langsung membela diri membuka ruang pertumbuhan.
Tanyakan: apa ada benarnya? apa yang bisa saya ambil? Terima, pikirkan, baru respon.
Saat memberi umpan balik, fokus pada perilaku spesifik, bukan karakter.
Gunakan struktur: saya mengamati X, dampaknya Y, saran Z.
Berikan dengan niat membantu, bukan menjatuhkan.
Umpan balik yang baik memperkuat hubungan, bukan merusaknya.