Banyak teori menjelaskan altruisme: kin selection, reciprocal altruism, dan empati.

Penelitian menunjukkan menolong orang lain meningkatkan kebahagiaan, menurunkan stres, dan bahkan memperpanjang umur.

Ini disebut helper's high.

Altruisme murni mungkin langka, tapi tidak perlu sempurna.

Setiap tindakan baik, apa pun motifnya, tetap membawa manfaat.

Berbuat baik secara rutin, sekecil apa pun, memperkuat koneksi sosial dan memberi hidup rasa bermakna.

Kita tumbuh saat kita memberi.