Brene Brown menjelaskan simpati mendorong kita untuk mengatakan setidaknya masih ada, sementara empati mendorong kita untuk duduk bersama dan berkata aku tidak tahu harus bilang apa, tapi aku di sini.

Empati tidak memerlukan solusi, ia hanya memerlukan kehadiran.

Penelitian menunjukkan empati meningkatkan kualitas hubungan, kepemimpinan, dan kepuasan hidup.

Di tengah budaya serba cepat, hadir untuk orang lain adalah bentuk kasih yang paling langka.