Dahulu, mengabaikan ancaman bisa berarti kematian.

Otak yang waspada terhadap bahaya lebih mungkin bertahan.

Warisan ini membuat kita lebih mudah mengingat kritik daripada pujian, dan lebih cepat merespons berita buruk.

Media memanfaatkan bias ini untuk menarik klik.

Kesadaran akan bias negativitas membantu kita menyeimbangkan konsumsi informasi.

Latih diri untuk juga memperhatikan hal baik, bukan sebagai penyangkalan, tapi sebagai keseimbangan perspektif.