Setiap kali membuka beranda media sosial, kita memasuki ruang yang dirancang insinyur untuk menahan perhatian selama mungkin.

Scroll tak berujung, autoplay, notifikasi merah, semua bukan kebetulan.

Bijak berinternet berarti menjadi pengguna aktif, bukan pasif.

Tanyakan: Apakah informasi ini benar? Apa sumbernya? Apa motifnya? Dengan begitu kita tidak mudah dimanipulasi hoaks dan narasi emosional.

Literasi digital bukan soal teknologi, tapi soal kesadaran diri menghadapi arus informasi yang tak pernah berhenti.