Penelitian University of Pennsylvania menemukan mahasiswa yang membatasi Facebook, Instagram, dan Snapchat hanya 10 menit per hari selama 3 minggu mengalami penurunan signifikan pada depresi dan kesepian.
Otak manusia dirancang untuk fokus mendalam, bukan berpindah konteks setiap 30 detik.
Ketika berhenti membuka media sosial, sistem saraf beristirahat dari mode waspada sosial yang membuat kortisol terus tinggi.
Hasilnya bukan hanya mood lebih baik, tapi juga kemampuan berpikir jernih yang selama ini tergerus oleh notifikasi tiada henti.