Penelitian di Nature menemukan bahwa otak orang yang tumbuh di kota lebih reaktif terhadap stres sosial.

Penyebabnya termasuk kebisingan, kepadatan, polusi, dan kurangnya koneksi sosial.

Namun kota juga menawarkan peluang, keberagaman, dan budaya.

Kuncinya adalah mencari alam di tengah kota: taman, jalan hijau, atau sekadar ruang sunyi.

Dan membangun koneksi nyata di tengah keramaian.

Kota bisa menjadi tempat yang menyehatkan jika kita bijak mengelolanya, bukan hanya menikmati fasilitasnya.